Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2008

Winter, X-Mas, and New Year in Japan

X-mas in Japan

Desember telah tiba ini saatnya winter di Jepang, berbagai perayaan disiapkan untuk menyambutnya antara lain Natal dan Tahun Baru. Natal di Jepang sangatlah meriah, merah dimana-mana, tudung santa, pohon terang, wishes stars yang digantung, dan masih banyak lagi. Antusiasme masyarakat Jepang dalam menyambut Natal memang sangat meriah, walaupun mayoritas adalah pemeluk agama Budha dan Shinto namun mereka selalu menyambut Natal dengan suka cita. Pada dasarnya arti natal sendiri adalah Kelahiran Juru Selamat Yesus Kristus serta Damai dan Semangat yang baru, hal itu juga yang diyakini oleh masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang suka sekali dengan kedatangan natal, walaupun tidak merayakannya secara religius, terkadang banyak juga keluarga di Jepang yang meletakkan Pohon Terang sebagai simbol pengharapan yang baru. Restoran-

restoran, cafe,toko-toko, rumah sakit, hotel, rumah-rumah penduduk, dan tak lupa pula Gereja Christmas in Shibuyameramaikannya dengan kerlap-kerlip lampu serta warna-warni khas natal. Bahkan apabila natal tiba para pekerja yang kerjanya menyebarkan flyers untuk cafe, restoran, hotel bahkan toko-toko juga ikut berpakaian bak Santa Claus Christmas in Japanuntuk menarik perhatian dengan membagi-bagikan permen dan cokelat pada anak-anak maupun pada masyarakat disekitar. Natal memang punya banyak makna hal itu disadari benar oleh masyarakat Jepang. Demi menyambut natal, berbagai acara disiapkan dijantung kota Jepang. Seperti di Shibuya, terkadang digelar acara live music, meet n greet artis (jarang), live street performace for dance, dan masih banyak lagi.

Winter di Jepang memang cukup dinanti di Jepang, dimulai dari bulan November hingga Februari, Jepang menyuguhkan banyak acara untuk menyambut Winter. Khusus diwilayah utara berbagai perusahaan, lembaga masyarakat, sekolah, pabrikan-pabrikan otomotif dan elektronik, dan lain-lain menggelar libur besar. Libur ini sering disebut dengan “Nagai Fuyu Yasumi” atau “Libur Panjang Musim Dingin”. Berbeda dengan Natsu Yasumi yang berlangsung di wilayah selatan yang berlangsung saat Summer atau musim panas, Fuyu yasumi memberikan warna-warna tersendiri sehingga cukup dinanti. Walaupun tak sepanjang Natsu Yasumi yang berlangsung kira-kira 1-2 Bulan lebih Fuyu Yasumi hanya berlangsung 3 minggu itupun berbeda-beda dengan kebijakan di berbagai perusahaan, atau sekolah sehingga bukan ditetapkan sebagai libur nasional. Winter sendiri tidak lengkap jika tidak ada salju. Keadaan geografis Jepang yang berbeda-beda mengakibatkan tidak semua daerah dapat menikmati salju. Pada akhir November angin yang menerpa Jepang mengakibatkan hujan disertai badai serta salju di daerah-daerah bagian barat Jepang. Daerah Hokuriku yaitu perfektur Fukui, Ishikawa, Toyama, dan Niigata yang dipisahkan oleh bagian lain oleh pegunungan mendapatkan terpaan salju yang cukup lebat. Salju yang turun didaerah-daerah tersebut bisa mencapai ketebalan 2 hingga 3 m lebih bahkan bisa mencapai atap rumah (bayangkan itu n_nV). Hal ini dapat menggangu transportasi dan sebagainya. Namun Jepang memang negara yang sangat peduli dalam permasalahan-permasalahan seperti ini karenanya pemerintah Jepang telah menyiapkan berbagai macam peralatan-peralatan untuk dapat menyapu semua salju-salju tersebut. Mulai dari truk pengeruk salju hingga kendaraan penyapu jalan yang cukup ampuh melawan bandelnya salju. Di Hokkaido, yaitu pulau paling timur Jepang yang memang sudah bersuhukan dingin, ditambah dingin lagi dengan suhu temperatur yang mencapai -4 derajat celcius serta timbunan-timbunan salju yang menerpa dengan lebatnya. Badai salju bukan hal yang langka di Jepang sehingga masyarakat tidak begitu cemas akan hal itu namun tidak juga mengendurkan kesigapan dalam penanganan badai tersebut. Di Tokyo sendiri suhu bisa mencapai sekitar 5 hingga 4 derajat Celsius dan itu sudah sangat dingin sekali.

Musim dingin di Jepang tidaklah sempurna tanpa adanya kudapan-kudapan penggugah selera. Salah satunya adalah 2268070972_f64e92c6e9Oden. Oden adalah sejenis sup Jepang yang biasanya di sajikan dengan Telur rebus, Daikon (lobak), Bakso ikan, Konyaku, Tofu (tahu), dan lain-lain. Oden dimasak ditengah-tengah meja yang kemudian disantap beramai-ramai dengan sanak keluarga. Oden memang memiliki banyak ramensekali jenis dan bebagai macam jenisnya memang cocok sekali disantap saat musim dingin. Namun banyak juga masakan lain yang cukup khas untuk musim dingin, disajikan sepanas-panas mungkin dan disantap selagi panas secara cepat-cepat, contohnya Ramen. Bagi orang indonesia mungkin susah menyantap semangkuk Mie panas yang lengkap dengan Kuah dan isi didalamnya yang cukup panas dengan cepat-cepat namun berbeda dengan orang Jepang.

Untuk mengisi liburan musim dingin, tempat-tempat Osen di Hakodate sudah penuh dijejali masyarakat yang ingin menikmati pemandian air panas terbuka. Ya, Osen memang menjadi tempat favorit untuk menikmati musim dingin yang menggigil di Jepang. Hakodate memang mempunyai banyak Osen diberbagai daerah baik yang dialam terbuka atau Osen yang dibuat sedemikian rupa. Selain Osen yang tidak kalah serunya saat musim dingin di Jepang adalah resor-resor Snowboarding atau pun Ski. Snowboard dan Ski memang cukup menjadi favorit di Jepang dan tiap tahunnya lebih dari 1,6 juta masyarakat yang memenuhi resor ini, dan jumlah tersebut kian bertambah tiap tahunnya kini tercatat lebih dari 2,8 juta orang memadati tempat itu. Dijantung kota Tokyo sendiri memang tidak ada resor khusus Snowboard dan Ski yang alami. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkah mereka. Orang Jepang sering membuat tempat untuk ber-Snowboarding dan Ski buatan di jantung kota Tokyo, arena Ice Skating buatan pun banyak tersebar di Tokyo. Dengan semua itu alhasil lebih dari 20 tempat untuk Snowboard, Ski, dan Ice Skating buatan tersebar di Tokyo. Namun sebagian masyarakat lebih memilih ke resor-resor alami di bagian-bagian lain. Resor-resor yang cukup terkenal antara lain di Tsuchitaru, Nakazato, Iwappara, Yuzawa, Ishiuchi, Shiozawa, Urasa, Koide, Ojiya, Zao, dan Hakone. Orang Jepang juga lebih menyukai penginapan tradisional Ryoukan atau Minshuku yang menyediakan Osen terbuka didalamnya.Yuki Matsuri in Odori Park

Untuk menikmati musim dingin berbagai festival diadakan di Jepang saat musim dingin. Sapporo Yuki Matsuri adalah festival terbesar yang diadakan di Jepang. Festival ini menyedot kira-kira 2 juta pengunjung dari dalam dan luar negeri untuk menyaksikan ratusan patung salju dan pahatan-pahatan es yang menghiasi taman Odori. Lomba-lomba memahat es pun banyak di laksanakan.

Tahun baru juga ikut memeriahkan musim dingin di Jepang. Di Jepang libur nasional untuk memperingati tahun baru berlangsung 3 hari. Yakni berlangsung dari tanggal 31 Desember hingga 2 Januari. Untuk menyambut datangnya tahun yang baru, setiap tahunnya di malam jelang tahun baru diselenggarakan Countdown dan Japan Record Award dengan berbagai nominasi. Semua stasiun tv juga berlomba-lomba menyuguhkan acara menyambut tahun baru serta untuk menaikkan rating. Salah satunya acara yang diadakan NHK yaitu NHK Kouhaku Uta Gassen (Red and White Song Battle). NHK KouhakuAcara ini menampilkan sejumlah penyanyi dan Grup Band yang tergabung dalam 2 Grup atau Tim, Yaitu Akagumi (Tim Merah) dan Shirogumi (Tim Putih). Akagumi adalah Tim penyanyi dan Grup Band yang terdiri dari wanita, sedangkan Shirogumi terdiri dari penyanyi dan Grup band Pria. Kedua tim ini nantinya akan berkompetisi untuk merebut perhatian masyarakat lewat lagu yang mereka bawakan. Penyanyi-penyanyi wanita yang pernah tampil dan sering muncul di Tim Akagumi antara lain, Gotoh Maki dan Matsuura Aya, BoA, Hamasaki Ayumi, Morning Musume, Otsuka Ai, Ueto Aya, Nakashima Mika, Kobayashi Sachiko, Ishikawa Sayuri, Shimatani Hitomi, Utada Hikaru dan masih banyak lagi. Sedangkan grup band serta penyanyi yang pernah memeriahkan Kouhaku di tim Shirogumi antara lain, TOKIO, w-inds, Gackt, L’Arc~en~Ciel, Ultraman in NHK KouhakuOrange Range, EXILE, CHEMISTRY, Gospellers, nobodyknows+, Porno Graviffitti, Hirai Ken, Ryu, Toba Ichirou, Hosokawa Takashi, Itsuki Hiroshi, dan masih banyak lagi. Penilaiannya sendiri terbagi 2. Yang pertama adalah suara yang didapat dari penonton sedangkan yang kedua adalah suara yang diperoleh dari Juri yang yang memberikan suara berupa bola yang dimasukkan dalam ember Merah untuk Akagumi dan ember Putih untuk Shirogumi.

Bagi kalian yang berniat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru di Jepang, hendaknya mempersiapkan kocek kira-kira 30 juta lebih untuk kira-kira 15 hingga 17 hari, ini belum termasuk untuk keperluan-keperluan lain. Dan yang perlu diingat biaya di musim dingin kian membengkak (dengan ditambah dinginnya salju, lengkap sudah penderitaan n_nV) sehingga persiapkan kocek yang lebih.

Well, Now time to wearing Coat (Indonesia, Sama dinginnya dengan Jepang, bedanya tanpa salju n_~V).

Merry Christmas, Damai Tuhan Yesus Kristus besertamu (ngintip hadiah natal di bawah pohon terang n_~V).

Happy New Year for all of you.

ake

Merry X-mas, and “Akemashite Omedetou Gozaimasu”.

Takahashi Niko Kaze

Iklan

Read Full Post »